
Enam Alasan mengapa memilih batu bata merah sebagai bahan bangunan:
1. Karena batu bata memiliki bahan dasar yang paling berlimpah di permukaan bumi ini yaitu berupa tanah liat dan serpihan sedimen bebatuan, yang kemudian dipanaskan di tempat pembakaran sampai lebih dari 1000 derajat Celcius. Alasan mengapa batu bata berubah menjadi bahan yang kuat dan tahan lama yaitu karena tanah liat dan serpihan bebatuan mengalami perubahan substansi dalam proses vitrifikasi didalam tempat pembakaran, yang memungkinkan partikel-partikel tanah liat menjadi kering dan melekat satu sama lain.
Banyak orang yang mungkin masih bingung tentang batu bata yang terbuat dari tanah liat dan yang terbuat dari bahan lain. Sebagai contoh, Konblok atau batako dan fiber semen yang terbuat dari bahan campuran semen sebagai perekat dengan bahan lainnya. Selain itu, Konblok atau batako dan fiber semen memiliki warna keabu-abuan, yang berarti ketika ingin mendapatkan warna harus menyuntikkan pigmen warna sebelum proses pengerasan dan penggunaan sealant untuk memberikan efek pada warna tersebut.
2. Karena Otentik (keasliannya tidak perlu diragukan), Kekuatan batu bata telah terbukti selama berabad-abad. Batu bata merah telah banyak digunakan oleh peradaban manusia di berbagai belahan dunia, kita bisa temukan bangunan-bangungan kuno di Asia tengah dan India yang berumur lebih dari 5.000 tahun, lihat juga peradaban Mesir kuno, Lembah Indus dan Romawi dan saat ini batu bata telah menjadi salah satu produk bahan bangunan di seluruh dunia.
Batu bata yang diproduksi saat ini lebih modern dengan proses manufakturnya yang jauh lebih ketat daripada yang digunakan di masa lalu. Sementara itu masih memungkinkan bagi semua orang untuk membeli batu bata buatan tangan, atau batu bata yang diproduksi dengan menggunakan mesin dan memiliki spesifikasi dan arsitektur yang sangat ketat dan berkualitas lebih baik.
3. Karena batu bata menawarkan perlindungan yang lebih unggul dibandingkan bahan dinding lainnya. Hasil dari penelitian menegaskan bahwa batu bata membuat tempat tinggal menjadi lebih unggul dalam tiga kategori utama:
a. Perlindungan dari Api/Kebakaran:
Karena bahan utama untuk batu bata yaitu tanah liat yang sudah dipanaskan pada suhu lebih dari 1000 C, sehingga membuatnya sebagai bahan bangunan yang tidak mudah terbakar. Dengan demikian, batu bata adalah pilihan yang sangat baik untuk mencegah atau membatasi kebakaran.
Bahkan, National Institute of Standard and Technology dan BIA di Amerika telah melakukan tes pembakaran secara terpisah yang menguatkan keyakinan bahwa:
• Tidak ada yang bisa melebihi kekuatan batu bata sebagai bahan bangunan yang tahan api yang telah terbukti berabad-abad bahkan uji coba dilakukan untuk batu bata tipis berongga yang dibakar dalam waku satu jam masih lebih tahan dari pada fiber semen.
• Bahan bangunan modern khususnya yang terbuat dari vinyl, habis terbakar dalam hitungan menit.
• Perlindungan yang tinggi dari hempasan angin yang sangat kuat: Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat pada bulan September 2004 menunjukkan bahwa rumah yang dibangun dengan batu bata merah memiliki perlindungan yang dramatis dari tiupan angin yang sangat kencang dibandingkan rumah yang dibangun dengan vinil atau fiber semen.
b. Perlindungan dari badai:
Studi yang dilakukan oleh Wind Science and Engineering Research Center di Texas Tech University, menunjukkan bahwa objek dengan ukuran 7,5 kaki 2 x 4 yang dihempaskan angin, dapat menembus dinding rumah yang dibangun dengan vinil dan fiber semen pada kecepatan 25 mil per jam (mph). Sebagai perbandingan, obyek yang berukuran sama memerlukan kecepatan melebihi 80 mil per jam (mph) untuk menembus dinding batu bata. Tes ini menunjukan bahwa dinding rumah yang terbuat dari batu bata tanah liat telah memiliki ketahanan yang melebihi persyaratan zona badai kecepatan tinggi (high velocity hurricane zone) yang ditetapkan Negara bagian Florida dalam peraturan pemerintahnya, yaitu harus memiliki impact resistance requirement (Persyaratan dampak resistansi) sebesar 34 mil per jam (mph)-
Untuk alasan ini, Mungkin perusahaan asuransi akan menawarkan diskon untuk biaya asuransi rumah Anda jika mereka tahu bahwa rumah anda menggunakan batu bata sebagai bahan untuk dinding karena batu bata adalah bahan bangunan yang kuat dan tahan lama.
c. Lebih unggul dalam pengaturan kelembaban:
Menurut hasil penelitian yang dilakukan di laboratorium independen yang terkenal di Amerika bahwa dinding dari bata merah yang telah dilapisi dapat mengontrol kelembaban yang lebih baik daripada bahan yang lainnya. Oleh karena itu, system pelapisan batu bata dapat membantu meminimalkan pertumbuhan jamur, pembusukan kayu, serangan serangga/rayap dan pelapukan kayu pengencang yang ditanam didinding.
4. Karena batu bata terlihat lebih cantik, lebih lama dan tidak banyak perawatan. Batu bata menawarkan nilai-nilai yang abadi, tidak membusuk, tidak penyok, tidak perlu dicat dan tidak akan pernah dimakan rayap. Karena bentuk modularnya yang telah menghasilkan struktur yang indah di hampir setiap gaya arsitektur, mulai dari masa kolonial ke era paska viktorian lalu ke era modern. Ini adalah salah satu dari sedikit bahan bangunan yang bisa terlihat lebih menarik seiring dengan bertambahnya usia, sehingga tidak akan pernah usang termakan jaman. Batu bata juga dapat menyerap kebisingan – memberikan Keuntungan kedap suara atas bahan lain terutama di area yang penduduknya padat dengan kebisingan yang tinggi. Dengan ribuan warna dan pilihan warna serta berbagai bentuk yang unik, rumah yang paling cantik dan praktis didunia yaitu rumah yang dibangun dengan batu bata.
5. Karena batu bata adalah Energi Natural yang efisien. Batu bata memiliki properti “massa termal” yaitu kemampuan menyimpan panas dan kemudian perlahan-lahan melepaskannya. Hal ini berarti selama musim kemarau rumah anda akan tetap dingin di siang hari. Selama musim hujan, dinding batu bata akan menyimpan panas dan melepaskannya secara perlahan kepada anda di malam hari. Sedangkan vinyl, aluminium, kayu, fiber semen tidak memiliki sifat massa termal yang baik. Keunggulan kualitas massa termal dari batu bata telah dikenal selama berabad-abad.
6. Karena batu bata adalah bahan yang paling ramah lingkungan. Data statistik menjelaskan bahwa dampak dari perumahan dan bangunan komersial yaitu :
a. 65,2 % konsumsi listrik
b. > 36 % “penggunaan energi primer” negara
c. 30 % dari total emisi gas rumah kaca di Amerika Serikat (AS)
d. 136 juta ton limbah dari hasil pembongkaran dan konstruksi di AS Itu setara dengan £ 2,8 per orang per hari.
Mengingat bangunan juga dapat menkonsumsi energi, maka batu bata harus menjadi bagian strategi ramah lingkungan yang komprehensif Karena meliputi:
a. Bahan tersedia langsung dari alam – yaitu tanah liat dan serpihan bebatuan yang paling berlimpah di bumi.
b. Daur Ulang dari batu bata juga mudah dan pilihannya banyak dan bahkan bisa digunakan untuk membuat batu bata lagi setelah di haluskan dengan mesin.
c. Limbah yang dihasilkan sangat kecil karena hampir semua tanah liat yang ditambang akan digunakan dalam proses manufaktur demikian pula yang didaur ulang akan menghasilkan lagi batu bata baru. Dan apabila tidak dibutuhkan bahan batu bata tersebut bisa dikembalikan lagi ke tanah disekitarnya tanpa merusak kondisi tanah tersebut.
d. Batu bata adalah bahan pertama yang mampu mendapatkan “Sertifikat Klaim Lingkungan/Environment Claim Certificate” dari otoritas pihak ketiga. Di Amerika Serikat, National Brick Research Center, sebuah organisasi dari Fakultas Engineering dan Science di Clemson University telah mengembangkan standar untuk memverifikasi berapa banyak daur ulang yang diperlukan tuntuk batu bata, pemanfaatan energi yang terbarukan dalam proses pembakaran, dan pengurangan jumlah sumber daya yang digunakan untuk memproduksi batu bata.
c. Proses Manufaktur yang Ramah Lingkungan. Lebih dari 80 % dari pabrik batu bata di Amerika Serikat di bakar dengan gas alam dan dari limbah-limbah alam yang tidak terpakai termasuk gas metana dari tempat pembuangan sampah dan serbuk gergaji dari produsen kusen dan furnitur.
d. Industri batu bata mengkonsumsi energi yang rendah. Batu bata dari tanah liat memiliki umur panjang sehigga tidak perlu ada energi tambahan untuk membuat pengganti bata selama beberapa dekade – jika tidak berabad-abad. Lembaga Nasional untuk Standar dan Teknologi (NIST) di AS memberikan estimasi masa hidup untuk batu bata sekitar 100 tahun, tapi harus diingat bahwa banyak bangunan dengan batu bata tua yang berumur berabad-abad masih ada dan dipakai sampai sekarang.
Silahkan anda untuk membeli batu bata yang tersedia di toko bangunan yang terdekat dengan anda.
Salam Depo Matrial, diupdate tanggal 27 Juni 2025.
Source dari berbagai sumber online