
Membuat atau memproduksi batu buatan adalah suatu hobi yang berkembang pesat dan bahkan bisa menjadi mata pencaharian bagi banyak orang. Menggabungkan keahlian/keterampilan konstruksi dasar dan kreativitas seni, anda dapat membuat batu buatan dari beton yang hasilnya hampir tidak bisa dibedakan dari batu alam asli. Batu buatan harganya relatif cukup murah bisa dibentuk dan dibuat oleh diri sendiri dan jika anda ternyata memiliki bakat dalam seni pahat atau seni patung, maka Anda bisa menekuni keahlian membuat batu buatan sebagai profesi baru yang menguntungkan. Batu buatan banyak manfaat dengan tujuan tertentu seperti digunakan sebagai penandaan untuk masuk ke sebuah gua, sebagai dekorasi bak mandi air panas, dinding penahan, dinding untuk panjat tebing, dinding taman dll.
* Catatan : sebutan ” Beton ” yang direferensikan di sini adalah “mortar” atau campuran adukan/plester, menurut definisi, ini juga termasuk campuran dari pasir, split, batu-batu kecil dan semen.
1. Merancang dan Menciptakan Bentuk. Anda harus menciptakan bentuk tertentu sebelum membuat batu buatan, tapi harus diingat karena beton sangat berat anda harus mengupayakan batu buatan tersebut terasa lebih ringan. Anda bisa menambahkan pada rancangan batu buatan anda sebagian terbuat dari gabus/foam yang dilapisi dengan beton pada ketebalan 6-8 cm. Sehingga batu buatan terlihat seperti sangat nyata tetapi jauh lebih ringan dari batu yang asli. Lalu lilitkan ram ayam beserta mess-besi beton ke permukaan gabus sehingga coran basah akan merekat dan memberikan kekuatan kohesif secara keseluruhan pada adukan yang akan dicorkan.
• Coran Beton – Pencampuran coran bisa dibuat di dalam ember atau didalam gerobak sorong (wheel barrow) dengan menggunakan tangan secara langsung atau dengan sendok tembok/sendok semen atau dikotak kayu dengan menggunakan sendok kayu berkepala persegi atau bisa didalam mesin molen. Menentukan yang manakah tempat pencampuran coran yang akan dipakai, ini harus disesuaikan dengan berapa banyaknya coran beton yang diperlukan. Nah..Bagaimana cara membuat coran beton?: Campurkan 3 bagian pasir halus dengan 1 bagian semen Portland. Untuk menambah kekuatan dapat ditambahkan sedikit serat kaca/fiber galss kedalam coran beton. Lem kayu, abu terbang dan asap silica biasanya digunakan untuk pematung professional. Lalu tambahkan air hingga adukan mengental. Mencampur semua bahan agar bisa memiliki kekentalan yang diinginkan biasanya memakan waktu lama. Jika otot Anda tidak tidak cukup pegal maka coran belum cukup kental.
2. Mengukir beton – Gunakan sendok tembok berujung lancip untuk mengukir beton setelah dicorkan kepermukaan rangka batu buatan. Anda harus akrab dengan formasi bebatuan dan rencanakan dari awal kalau anda harus bersabar dalam pembuatannya. Mengukir batu adalah keterampilan yang sangat berharga dan membutuhkan latihan yang konsisten untuk mencapai hasil yang baik.
Bentuklah batu buatan anda.
3 Tekstur beton – Gunakan spons laut untuk menghasilkan bintik-bintik dan efek cuaca. Tekstur cetakan alas yang dibuat dari batu asli akan lebih meningkatkan nilai keindahan dari batu tersebut. Tidak ada tekstur batu yang lebih mirip kecuali tekstur yang cetakannya langsung dari batu yang asli. Tekstur cetakan alas akan
memberikan inspirasi dan kemudahan bagi anda pada saat mengukir vena-vena atau guratan-guratan pada batu buatan. Teknik lain adalah dengan menggunakan kantong plastik polos atau kantok kresek, caranya yaitu kantong kresek tersebut di pakai seperti sarung tangan kemudian ditempelkan atau dicetakan agar mendapat
jejak acak di atas batu buatan.
4 Pengobatan beton – Dibutuhkan satu bulan penuh untuk pengobatan dan sekitar 75 % terobati setelah minggu pertama. Jika batu dibiarkan di bawah sinar matahari secara langsung selama tahap pengobatan maka retak rambut akan banyak muncul. Batu harus sering direndam dengan air agar meminimalkan garis rentak rambut dan menghasilkan pengobatan yang tepat.
5 Meng-amplas beton – Tunggu minimal 3 hari penuh dari tahap pengobatan sebelum memulai tahap ini atau bisa lebih lama dari 3 hari jika Anda tidak terburu-buru. Dengan menggunakan amplas halus gosoklah batu buatan Anda untuk menghilangkan permukaan dan sisi-sisi yang kasar atau tidak rata. Setelah selesai batu tersebut akan halus seperti batu yang asli.
6 Mencuci beton – Cucilah batu dengan seksama untuk masuk kelangkah pewarnaan. Gunakan sikat kaku (tapi bukan kawat) untuk membersihkan debu beton dari semua sisi dan celah-celah karena kalau tahap ini tidak dilakukan maka hasilnya tidak memuaskan. Batu harus benar-benar kering sebelum pewarnaan.
7 Mengecat beton – Gunakan cat yang berbasis air dengan botol semprotan yang membuat kabut warna pada batu, penyemprotan harus dilakukan berulang-ulang untuk menciptakan warna batu yang mendalam dan realistis. Amati batu yang asli dengan seksama dan pelajari efek warna apa yang ada. Pada umumnya setelah batu asli diperiksa secara dekat akan terlihat warna yang berbeda-beda seperti biru, hijau , merah, oranye, kuning, coklat dll. Semakin tinggi kualitas system penyemprotan, semakin baik hasil akhir yang didapatkan. Idealnya Anda harus dapat membuat semprotan warna yang berkabut tanpa noda apapun.
• Membuat lapisan kedua, Pilih warna cat apa yang anda inginkan.

• Ambil amplas No 80 dan lakukan pengerikan secara acak. ini akan menambah realisme di atas batu Anda.

• Cuci batu Anda sekali lagi dan biarkan kering. Batu buatan Anda hampir selesai .
8 Sealant untuk beton – Gunakan sealant yang berbasis air untuk melapisi beton dan lakukan pelapisan ini 3 kali dan setiap melakukan pelapisan harus dibiarkan beberapa saat untuk mendapatkan lapisan yang kering. Untuk mempertahankan warna yang tetap cerah, ulangi pelapisan ini sekali tahunan dengan menggunakan semprotan.
Nah sekarang anda bisa tempatkan batu buatan anda ditempat yang anda sukai. Batu buatan ini akan menambah keindahan tempat tersebut. Selamat mencoba dan jangan lupa tinggal kan komentas anda.
Terima kasih
Salam Depo Matrial, diupdate tanggal 15 Juli 2025.
Source wikihow diambil poin poin yang terpentingnya.