
Tidak ada seorang pun yang ingin membangun rumah dengan biaya yang tinggi melebihi apa yang telah dianggarkan dan dibutuhkan. Mungkin anda berpikir hanya para ahli dibidang konstruksi saja yang dapat menyiasati agar dapat membangun rumah dengan biaya minimal? Ahhh… Belum tentu juga, Kami ingin berbagi pengalaman dengan memberikan 15 tips yang mudah-mudahan bisa membantu RAB Anda dengan lebih hemat tanpa mengorbankan kwalitas bangunan rumah impian anda.
1. Awali dengan membeli tanah kavling dengan harga yang sesuai dengan budget anda, apabila ada kavling besar yang dapat dibagi dua atau tiga dst. Carilah teman atau anggota keluarga atau orang yang bersedia jadi tetangga anda dikemudian hari untuk sharing membeli tanah tersebut. Penjual mungkin tidak bersedia melepas sebagian tanahnya kepada anda, tapi dia pasti mau menjual tanah tersebut apabila keseluruhan. Sehingga apabila membelinya bareng-bareng dengan yang lain akan terasa mudah bagi anda. Tanah tersebut dibagi-bagi dengan luas tergantung dari budget masing-masing.
2. Pertimbangkan landscape yang menurut orang bisa menjadi masalah seperti area perbukitan, lahan sempit, atau infill property (area kosong untuk pengembangan lebih lanjut). Umumnya, area seperti ini sedikit diminati orang, sehingga Penjual tidak bisa melepas tanahnya dengan cepat dan sering menjual dengan harga rendah. Dengan rencana yang tepat dan kontraktor yang kapabel, lokasi yang memiliki potensi sulit seperti itu, mungkin saja cocok untuk rumah baru Anda.
3. Pilih kanal atau teluk bukan area lepas pantai atau danau jika Anda menginginkan rumah berada ditepi laut. Pilihan ini biasanya lebih murah tetapi masih dapat akses kelaut, plus area kanal dan teluk dapat memberikan perlindungan besar terhadap cuaca buruk yang membahayakan rumah dan keselamatan anda.
4. Belilah bahan bangunan yang berkwalitas dan tahan lama sehingga tidak perlu reparasi atau mengganti dalam jangka waktu yang lama. Jangan tergoda dengan harga murah tanpa memperhatikan kwalitas. Seperti pemilihan keramik KW 1, pipa pvc AW dll. Toko bangunan banyak memberikan berbagai jenis merek barang-barang berkwalitas dan anda tinggal memilihnya. Memilih bahan yang berkwalitas sepertinya mahal padahal tidak, karena perlu diingat bahwa anda tidak perlu lagi mengeluarkan uang maintenance/perawatan/reparasi/mengganti dalam jangka waktu yang sangat lama. Sekali anda membeli bahan bangunan yang kwalitasnya rendah, maka siap-siaplah untuk selalu mengeluarkan biaya perawatan yang tinggi dan bahkan harus terus-terusan reparasi, persis seperti orang yang sudah kena penyakit kronis yang harus selalu berobat setiap waktu.
5. Apabila anda membeli bahan bangunan, belilah di toko bangunan yang dapat memberikan banyak pilihan dan tentunya di toko yang selalu memberikan diskon sehingga anda bisa mendapatkan barang yang berkwalitas seperti yang anda inginkan dengan harga yang lebih miring. Hal ini penting karena anda mengeluarkan banyak uang untuk membangun sebuah rumah sehingga untuk barang yang sama dengan harga yang miring dari toko-toko yang lain dapat menghemat anda sehingga dana tersebut bisa dialokasikan untuk menutupi kebutuhan yang lainnya. Misalnya harga semen, walaupun berbeda 200 atau bahkan 1000 rupiah/ sak, sedangkan anda butuh 400 sak maka anda akan bisa nyimpan 80 ribu-400 ribu rupiah, dan dana ini bisa dialokasikan untuk beli cat, paku, kunci pintu dan lain-lain. Demikian juga dengan bahan-bahan bangunan yang lainnya.
6. Mengumpulkan bahan-bahan dari tempat pembongkaran bangunan. Kayu-kayu, batu bata bekas, pintu kayu rumah dengan harga murah. Bahkan mungkin anda tidak perlu mengeluarkan biaya, asalkan Anda bersedia untuk mengangkut dari area pembongkaran. Tapi harus diingat, pastikan dan minta izin terlebih dahulu dengan pemilik bangunan yang dibongkar.
7. Belilah barang-barang yang benar-benar sangat dibutuhkan. Namun, jangan berhemat pada komponen struktural, pintu dan jendela, karena hal ini untuk menjamin keselamatan dan keamanan rumah Anda. Disarankan agar anda membeli dengan kwalitas yang terbaik untuk area ini.
8. Jangan membangun rumah melebihi kondisi rumah disekitarnya. Sebuah rumah yang lebih baik dan lebih besar daripada yang lain di daerah tersebut tidak akan mendapatkan harga yang lebih baik ketika akan di jual kembali. Sebaliknya, penilaian atau appraisal akan diwarnai oleh rumah-rumah murah di sekitarnya.
9. Pilih kontraktor yang memiliki izin resmi dari pemerintah. Pilih pula kontraktor yang memilki pengalaman berkualitas karena hal ini sangat berharga untuk proses pembangunan rumah. Selain itu, kontraktor yang profesional dan berpengalaman banyak menjalin hubungan dengan pemasok dan subkontraktor – yang tentunya tidak mungkin bagi anda untuk mendapatkannya karena belum memiliki pengalaman di bisnis konstruksi ini.
10. Selalu memantau biaya konstruksi yang merujuk pada RAB ketika pembangunan sedang berlangsung hal ini untuk memastikan bahwa anda selalu mendapatkan apa yang diinginkan. Dari hal rincian dekoratif sampai ke elemen struktur. Anda dan kontraktor harus selalu sepakat, misalnya, untuk semen, anda menginginkan merek A, Genting merek B, Keramik merek C, Kloset merek D, dll, dan anda harusnya tidak akan menerima merek yang lebih rendah dari itu – setidaknya anda meminta penyesuaian harga kalau merek yang diinginkan tidak ada. Kecuali kalau pembelian bahan-bahan dilakukan anda sendiri, hal ini sepenuhnya tergantung anda.
11. Cobalah untuk menghindari biaya persiapan lokasi – seperti pembersihan pohon, akar, soil cutting, leveling, peledakan batu dll. Proses ini mahal dan menambah jadwal waktu pembangunan. Pilih lokasi terbaik yang Anda mampu, kemudian rencanakan pembangunan yang sesuai dengan lokasi tersebut atau lakukan modifikasi agar bangunan bisa sesuai dengan lokasi yang ada.
12. Hindari perubahan di tengah proses pembangunan seperti penggantian bahan-bahan bangunan ataupun perubahan dalam gambar konstruksi, hal ini akan menambah biaya dan waktu sehingga membuat anda menjadi frustrasi dengan beban biaya yang membengkak. Maka tidak heran banyak bangunan yang tidak kunjung selesai karena pemiliknya sudah kehabisan dana. Putuskanlah segala sesuatunya secara matang tentang apa yang anda inginkan sebelum pembangunan dimulai.
13. Rancang ketinggian rumah anda maksimum 10 meter atau kurang. Karena setiap lebih dari itu, rangka atap perlu rancangan khusus, yang tentunya akan menambah biaya yang signifikan terhadap budget bangunan keseluruhan. Jika Anda memiliki lahan yang cukup dan ingin rumah yang lebih besar, pertimbangkan untuk menambahkan lebar atau menambah lantai bangunan.
14. Jika anda menginginkan keramik atau lantai kayu yang keras tetapi belum mampu membelinya, pertimbangkan untuk memasang vinyl. Vinyl memiliki dasar permukaan yang baik, sehingga ubin keramik atau kayu dapat dipasang dengan baik di atas vinyl dikemudian hari.
15. Apakah Anda benar-benar membutuhkan garasi untuk tiga mobil? Jika Anda hanya memiliki dua mobil saja. Anda bisa menggunakan pekarangan rumah dengan menambah kanopi diatasnya untuk tambahan garasi anda dan ini lebih murah daripada membuat sebuah garasi yang sangat besar.
Salam – Depo Matrial, diupdate tanggal 21 April 2025.
Source dari berbagai sumber on line